SEJARAH SINGKAT POLDA JAMBI
Selasa, 28 April 2015 | 11:11:17 WIB | Dibaca: 4353 Kali



SEJARAH SINGKAT POLDA JAMBI

Sejarah panjang bangsa Indonesia telah tertoreh dalam sejarah kebangsaan dan perjuangan Bangsa Indonesia, yang tentunya tidak terlepas didalamnya peran insan - insan Bhayangkara. Sebagaimana diketahui bahwa Patih Majapahit, Gajah Mada merupakan embrio Bhayangkara di negeri ini.

Pada masa penjajahan Belanda dan Jepang, satuan Polisi dibentuk untuk kepentingan pemerintah penjajah, namun pada waktu di Proklamirkan kemerdekaan Bangsa Indonesia satuan - satuan Polisi Istimewa yang telah memiliki senjata dengan heroik memproklamirkan diri sebagai Polisi Nasional Indonesia, bersama - sama rakyat dan unsur bersenjata lainnya dengan segenap kekuatan yang ada berjuang mempertahankan  kemerdekaan Indonesia, tidak terkecuali didaerah Jambi, disamping turut serta  mengusir penjajah satuan Polisi tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam menjaga keutuhan  kedaulatan wilayah Republik Indonesia, Polda Jambi telah turut berperan  didalam memelihara kamtibmas di wilayah konflik antara lain di Aceh, Kalimantan dan Timtim.

Karena Polisi merupakan bagian prasyarat suatu negara, Polri secara berkelanjutan dari waktu ke waktu terus berbenah memperbaiki kinerjanya selaku pelindung, pengayom, pelayan masyarakat dan penegak hukum, sehingga Polda Jambi mengalami perubahan – perubahan bentuk organisasi searah kebijaksanaan pimpinan guna menjawab tantangan kedepan.

Polda Jambi sejak diresmikan oleh Kapolri Letjend Pol Drs. Dibyo Widodo tanggal 2 Oktober 1996 yang merupakan penjabaran likuidasi Polda Sumbagsel, dimana sebelumnya merupakan kesatuan  kewilayahan setingkat Polwil dengan kesatuan wilayah 1 (satu) Polresta, 6 (enam) Polres yaitu Polresta Jambi, Polres Batanghari, Polres Tanjung Jabung, Polres Bungo Tebo, Polres Sarolangun Bangko dan Polres Kerinci.

Validasi Polwil Jambi menjadi Polda Jambi merupakan hasil pertimbangan strategis pimpinan ABRI setelah melalui berbagai usul, saran dan masukan serta pertimbangan- pertimbangan pimpinan Polri serta pihak - pihak lain diluar Polri guna mengantisipasi berbagai perkembangan lingkungan dan kebutuhan organisasi Polri kedepan dalam menjawab perkembangan tantangan tugasnya dan menuntut pelayanan Polri yang semakin baik dan meningkat.

Hari Jadi Polda Jambi ( hari jadi kesatuan )  merupakan momentum peringatan terhadap nilai-nilai perjuangan kesatuan untuk dijadikan  kaji ulang dan perbaikan pada masa yang akan datang.

Pada dasarnya Polda Jambi dengan dukungan sarana dan prasarana yang relatif terbatas, tetap dan selalu berupaya berkiprah meningkatkan pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat sesuai eksistensinya sebagai Kepolisian Daerah.

Dengan keyakinan kebersamaan hubungan kerja yang diwarnai oleh azas - azas kemitraan Polri, maka Polda Jambi bertekad untuk mampu memenuhi tuntutan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta selaku alat negara penegak hukum yang senantiasa menjunjung tinggi kebenaran, keadilan dan kemanusiaan sesuai dengan kemandirian Polri dan selalu meningkatkan profesionalisme guna memenuhi tuntutan masyarakat yang menginginkan ketentraman didalam mewujudkan kamtibmas.

 

 

LINTAS SEJARAH PERJUANGAN KEPOLISIAN DAERAH JAMBI

 

Setelah berita Proklamasi secara resmi di terima dan disebarkan di kota Jambi, maka tindakan pertama kali dilakukan anggota Kepolisian bersama - sama pemuda dan rakyat kota Jambi adalah penaikan bendera Sang  Merah Putih disertai penurunan semua bendera Jepang “ HINOMARU “. Anggota Kepolisian mempelopori penaikan bendera Merah Putih di semua tempat strategis.

 

Tanggal 11 Februari 1946

 

Dalam lintasan sejarahnya, embrio kesatuan Kepolisian Daerah berbentuk Kepolisian Keresidenan Jambi pada tahun 1946. pada masa ini tercatat pada buku sejarah “Perjuangan Kemerdekaan RI  1945 – 1949 di Propinsi Jambi“, yang disusun oleh Dewan Harian Angkatan 45 Propinsi Jambi Bahwa :

 

“Dari hasil rapat TKR tanggal 11 Februari 1946 ” yang dilakukan di Sarolangun, ditetapkan pembentukan Tri Resimen II Divisi II / Jambi, yang pada saat itu dijabat oleh KEISI TEUKU MOCHAMAD INSYA sebagai Komandannya, dengan penyesuaian pangkat menjadi LETNAN KOLONEL.

               

Tahun 1958

 

Kepolisian Daerah Jambi bernama Komisariat Kepolisian Jambi. Kepala Polisi Komisariat  (KPKOM) Jambi yang pertama adalah AKBP. TEUKU ABDUL AZIS DAN WAKILNYA  AKBP R. OTONG WIRAHADI yang kemudian digantikan oleh AKBP R. MOERDJOKO KOESOEMODIRJO DAN WAKILNYA AKBP R. NG. MANTO PRANOTO.

 

Tahun 1964

 

Sebelum KEPOLISIAN KOMISARIAT ( KPKOM ) dirubah nama menjadi KOMANDO DAERAH KEPOLISIAN ( KOMDAK ) V, Markas komando ( Mako ) terletak di Jalan Untung Surapati yaitu Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi Jalan Raden Matthaher sekarang. Pangdak V Jambi adalah sebagai berikut :

1.             AKBP. R. SOETIO ATMOHADIKOESOEMO ( 1964 – 1965 )

2.             KOMBES POL. TEOEKOE SOELAIMAN MAHMOED ( 1965 – 1969 )

 

Tanggal 17  Juni 1969

 

Pada tanggal 17 Juni 1969 KOMDAK V JAMBI berubah menjadi KODAK V JAMBI, PANGDAK dijabat oleh KOMBES POL. SOENARDJO ( 1970 – 1973 ). Kemudian KOMBES POL. SOENARJO digantikan oleh KOLONEL POLISI KOER HIDAYAT (1971 – 1973), pada masa akhir jabatannya KODAK V JAMBI dilikuidasi dan bergabung dengan  KODAK VI SUMBAGSEL ( SUMATERA SELATAN, LAMPUNG, BENGKULU DAN JAMBI ) dan Kepolisian Jambi menjadi DALTARES (Pengendali Antar Polres)  dengan DAN DALTARES KOLONEL POLISI  M. ALI HANAFIAH.

 

Tahun 1974 – 1996.

 

Tahun 1974 DALTARES berubah menjadi KOMTARES dengan wilayah meliputi Resort Kota ( Resta ) 631 Jambi, Resort 632 Batang Hari, Resort 633 Sarolangun Bangko. KOMTARES pada era DAN TARES nya yaitu KOLONEL Drs. SRI YUWONO berubah nama menjadi KOMWIL dan kemudian berubah kembali menjadi KOWIL dan terakhir menjadi POLWIL dan dilanjutkan oleh beberapa Kapolwil penerus estafet kepemimpinan sebagai berikut :                           

 

  1. 1.        KOLONEL POLISI Drs. JOHNI HARYONO 1982 – 1984
  2. 2.        KOLONEL POLISI Drs. SARIAMAN  PANJAITAN 1984 – 1987
  3. 3.        KOLONEL POLISI Drs. USMAN IBRAHIM 1987 – 1989
  4. 4.        KOLONEL POLISI Drs. SYAMSIR AMIRUDDIN 1989 – 1991
  5. 5.        KOLONEL POLISI Drs. SYAHREL ACHMAD 1991 – 1993
  6. 6.        KOLONEL POLISI Drs. SOEYONO 1993 – 1994
  7. 7.        KOLONEL POLISI Drs. H. SYAIFUL ARSAT 1994 – 1996
  8. 8.        KOLONEL POLISI Drs. SOLIHIN 1996 - 1996        




GALLERY KEGIATAN


ONLINE SURVEY

Bagaimana Menurut Anda Informasi Yang kami Sediakan?
Sangat Lengkap
Lengkap
Tidak lengkap
Sangat Tidak Lengkap


BERITA POPULER

Semua Berita

PENGADUAN MASYARAKAT

Semua Pengaduan